Susu ini problematik banget kalo ngomongin kaitannya dengan kucing dan anjing. Ada yang bilang kucing dan anjing ga boleh minum susu. Ada yang bilang boleh kasih susu beruang atau SGM nonlaktosa. Ada juga yang kasih susu kedelai. Untuk ngomongin susu, kita perlu memisahkan kitten dan puppy dari kucing dan anjing dewasa, karena toleransi mereka terhadap susu berbeda.

Apakah kucing dan anjing alergi laktosa?
Langsung saya jawab pasti: tidak! Alergi makanan itu hampir selalu disebabkan protein dan melibatkan sistem imun, sedangkan laktosa itu karbohidrat spesial, cuma ada di susu. Anjing dan kucing tidak mungkin alergi laktosa, demikian juga kamu dan saya, Homo sapiens. Yang benar, mereka intoleran laktosa.

Sebagian besar kucing dan anjing dewasa intoleran laktosa. Maksudnya, sistem pencernaan mereka tidak bisa mencerna dan menyerap laktosa, tapi tidak selalu begitu. Di awal kehidupan, pas mereka masih jadi kitten dan puppy, mereka bisa mencerna laktosa. Ya jelas saja, soalnya susu kucing dan anjing pun mengandung laktosa (1), walaupun tidak setinggi susu sapi (perbandingannya sekitar 3:4, tetap cukup tinggi). Apa yang membedakan sistem pencernaan kitten dengan kucing dewasa?

Lactase breaks down lactose into glucose and galactose
sumber: https://www.evo-ed.org/Pages/Lactase/cellbio.html

Saat baru lahir, enzim laktase di pencernaan mereka masih tinggi. Enzim inilah yang berperan memecah laktosa dalam susu menjadi glukosa yang dapat dicerna. Selepas masa sapih, enzim laktase yang tidak dibutuhkan lagi pelan-pelan turun kadarnya. Karena inilah, kucing dan anjing disebut intoleran laktosa. Tapi, turun sampai mana? Sama seperti manusia, kadar laktase yang tersisa berbeda tiap individu kucing. Misalnya, beberapa kucing dan anjing masih dapat mencerna 1-2 gram laktosa per kg berat badan (2,3). Makanya, beberapa anjing dan kucing baik-baik saja walau sering dikasih susu.

Jadi, anjing dan kucing boleh minum susu ga?
Jawabannya, tergantung tiap individu. Kitten dan puppy tentu boleh minum susu induknya. Kalau susu lain, simak artikel ini. Untuk kucing dewasa, kalau mereka bisa mencerna susu dengan baik, silakan saja. Kalau tidak, ya jangan dikasih. Mungkin, kayak orang Indonesia, kucing Indonesia tidak setoleran laktosa kucing bule. Kalau mau coba, mulailah dari porsi kecil, misal 10-20 ml. Sebagai gambaran kasar, 100 ml susu mengandung 4,5 gram laktosa. Jika kucing bisa mencerna 1 gram laktosa per kg berat badan, seharusnya kucing 3 kg bisa minum 60 ml susu tanpa masalah.

Referensi

1.        Gross KL, Becvarova I, Debraekeleer J. Feeding Nursing and Orphaned Kittens from Birth to Weaning. In: Hand MS, Thatcher CD, Remillard RL, Roudebush P, Novtony BJ, Lewis LD, editors. Small Animal Clinical Nutrition, 5th Edition. Topeka, KS: Mark Morris Institute; 2010.

2.        Grandi M, Pinna C, Bonaldo A, Stefanelli C, Vecchiato CG, Zaghini G, et al. Effects of dietary supplementation with increasing doses of lactose on faecal bacterial populations and metabolites and apparent total tract digestibility in adult dogs. Ital J Anim Sci [Internet]. 2018;17(4):1021–9. Available from: https://doi.org/10.1080/1828051X.2018.1459210

3.        Kienzle E. Carbohydrate Metabolism of the Cat. 3. Digestion of Sugars. J Anim Physiol a Anim Nutr. 1993;63:203–10.

3 thoughts on “Bolehkah Kucing dan Anjing Minum Susu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s