Buat manusia, tidak susah untuk mengira-ngira porsi makan harian. Sambil makan, berangsur-angsur lambung akan mengirim sinyal ke otak untuk bilang “Berhenti, dong, udah kenyang, nih,” lalu otak akan nyuruh mulut berhenti makan. Kadang, kalau makanannya enak banget, tetap susah buat berhenti. Untungnya, manusia bisa mikirin konsekuensi perbuatan. Kalau diterusin makan, perut akan begah. Kalau diterusin diterusin, berat badan naik. Nuruninnya susah. Pikiran manusia bisa jadi rem untuk berhenti makan.

Tapi, hewan berbeda. Mereka tidak berpikir soal berat badan naik dan nanti kucing tetangga tidak cinta lagi. Memang, sih, hewan pun sejatinya punya kontrol kalori yang masuk. Namun, sejak industri pet food makin maju dan pinter bikin pet food yang enak-enak (untuk hewan), hewan pun makin susah ngerem. Yang bisa ngontrol siapa, dong? Tentu saja ownernya, yang ngasih makan.

Sebelumnya, saya mau tekankan: kita tidak bisa mengukur porsi makan hewan dengan standar manusia. Kenapa?

Pertama, makanan kita: nasi pulen, sayur sop, ayam bakar — semuanya mengandung banyak air, mungkin sekitar 70 persenan. Sebaliknya, dry food yang biasa kita kasih ke anjing dan kucing kadar airnya cuma sekitar 10 persen. Air tidak mengandung kalori. Jadi, dry food kalorinya jauh lebih padat daripada makanan di meja kita. Nah, kalau wet food, baru kadar airnya mirip dengan makanan kita, tapi saya rasa kebanyakan pet owner lebih sering memberi dry food.

Kedua, sebenarnya jelas sekali, berat badan kita jauh sekali dibanding anjing dan kucing. Berat seekor kucing mungkin cuma 3 sampai 4 kg, sementara manusia dewasa bisa 50-70 kg: 20 kali lipat! Terbayang, apa jadinya kalau kucing diberi makan porsi manusia. Tidak heran kalau kebanyakan hewan peliharaan menderita kelebihan berat badan dan obesitas (1).

Jadi, berapa sih porsi makan yang tepat untuk mereka?
Porsi makan ditentukan oleh berat badan, usia, dan kondisi tubuh (ideal, kekurusan, atau kegemukan). Selain itu, tiap jenis dan merk pet food memiliki kepadatan energi/kalori yang berbeda. Tidak ada satu angka pasti untuk semua hewan.

Ada cara mudah, yaitu melihat petunjuk pemberian makanan di kemasan. Ini harus ada di setiap kemasan.

Owner perlu tahu, kalau panduan ini hanya patokan awal, bukan harus diikuti dengan mutlak. Setiap hewan itu unik. Ada yang suka beraktivitas, ada yang males-malesan. Ada yang berat di otot, ada yang berat di lemak. Porsi yang sesungguhnya dibutuhkan bisa bervariasi hingga 50 persen dari yang tertulis (2). Jadi, silakan saja mengurangi porsi makan kalau berat badan hewan bertambah, atau menambah porsi kalau berat hewan menurun.

Namun, pada beberapa merk, petunjuk ini kurang detail, jadi tetap membingungkan. Apa lagi, makanan untuk kitten, yang porsinya akan terus berubah karena masih bertumbuh. Owner bisa, kok menghitung sendiri. Agak ribet memang, tapi tidak seribet itu, sebenarnya.

Sama seperti petunjuk di kemasan, hasil hitungan ini pun belum tentu 100 persen akurat, tetapi pasti jauh lebih baik dibanding mengira-ngira sendiri.

Oh iya, untuk hewan yang overweight, lebih baik menghitung porsi menggunakan berat badan ideal, ya! Soalnya rumus BB0,75 adalah berat badan metabolis hewan yang ideal. Berat badan metabolis adalah berat jaringan yang aktif menggunakan energi saja. Jaringan lemak tidak termasuk.

Owner bisa menggunakan gelas ukur untuk menakar porsi harian. Kalau tidak punya, bisa DIY, kok, pakai spidol. Kalau pakai timbangan untuk mengukur sampai gramnya, tentu akan lebih baik.

Referensi
1.        German AJ, Woods GRT, Holden SL, Brennan L, Burke C. Dangerous trends in pet obesity. Vet Rec. 2018;182(1):25.
2.        Thatcher CD, Hand MS, Remillard RL. Small Animal Clinical Nutrition: An Iterative Process. In: Hand MS, Thatcher CD, Remillard RL, Roudebush P, Novtony BJ, Lewis LD, editors. Small Animal Clinical Nutrition, 5th Edition. Topeka, KS: Mark Morris Institute; 2010.

3 thoughts on “Takaran Makan Kucing dan Anjing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s