Di manusia maupun hewan peliharaan, minyak ikan sering digadangkan sebagai salah satu suplemen terbaik. Walau bentuknya mirip semua: kuning keemasan transparan dikemas dalam kapsul gel lunak, tidak semua minyak ikan sama. Apa yang membedakan, dan bagaimana cara memilih minyak ikan yang berkualitas?

Minyak ikan adalah jaringan lemak yang diambil dari tubuh ikan lalu diolah. Bukan sembarang ikan yang bisa diolah jadi minyak ikan, tetapi ikan yang kaya akan lemak, seperti ikan kembung, tuna, salmon. Ikan nila atau mujair tidak bisa. Kebanyakan ikan ini adalah ikan dari laut dalam, dan harus tangkapan liar, bukan ikan hasil budidaya.

Minyak ikan terdiri dari asam lemak tidak jenuh, yang sering disebut lemak baik, beda dengan minyak kelapa yang didominasi lemak jenuh. Lebih spesifiknya, yang dibutuhkan adalah asam lemak omega-3 rantai panjang, EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid). Di tumbuhan, ada juga sih, omega-3 lain, yaitu ALA (alpha-linolenic acid), yang rantainya lebih pendek, tetapi manfaatnya tidak sebesar EPA. Kemampuan anjing dan kucing dalam memproduksi EPA dan DHA sendiri sangat terbatas.

Ikan pun begitu, tetapi makanan alami mereka, alga, plankton, dan bakteri di laut, kaya akan omega-3. Ketika dimakan oleh ikan, omega-3 ini akan tersimpan dalam jaringan tubuh ikan. Sementara, pakan ikan budidaya mengandung asam lemak lain, yaitu omega-6. Ikan budidaya tetap mengandung minyak ikan dan enak dimakan, tetapi kandungannya berbeda, bukan seperti yang ingin kita dapatkan dari minyak ikan.

Setelah diolah jadi kapsul pun, tidak semua minyak ikan sama. Ingat, yang membuat minyak ikan berharga adalah kandungan EPA dan DHA-nya. Kadar EPA dan DHA dalam tiap produk belum tentu sama. Inilah mengapa harga dan kualitas tiap merk berbeda. Setiap mau beli minyak ikan, perhatikan dulu berapa kandungan EPA dan DHA dalam tiap kapsul, karena ini juga penting untuk menentukan dosis pemberian. Sebagai contoh, minyak ikan Blackmores (untuk manusia, tetapi boleh juga untuk hewan) mengandung 180 mg EPA dan 120 mg DHA dalam setiap kapsul 1000 mg.

Ada juga yang namanya cod liver oil. Bentuknya mirip. Isinya pun mirip, sama-sama mengandung omega-3 EPA dan DHA (seharusnya, tergantung merknya juga). Yang membedakan, minyak ini berasal dari hati ikan kod. Hati adalah tempat penyimpanan beberapa vitamin, khususnya vitamin A dan D. Oleh karenanya, cod liver oil mengandung tambahan vitamin.

Lalu, apa manfaat EPA DHA?
Sebelumnya, kamu perlu tahu bahwa kebanyakan manfaat ini bukti ilmiahnya masih belum begitu kuat. Jadi, jangan terlalu berharap.

  • Perkembangan otak dan saraf
    Kalau ini mungkin buktinya cukup kuat ya. DHA berperan dalam perkembangan otak dan saraf. Di manusia pun, susu ibu hamil dan bayi sering diiklankan mengandung EPA dan DHA, biar anak tumbuh pintar. Omega-3 adalah nutrisi esensial untuk hewan bunting dan masa pertumbuhan (kitten dan puppy), tetapi tidak esensial untuk hewan dewasa.
  • Kesehatan kulit dan rambut (terutama kalau alergi)
    EPA dan DHA fungsinya bukan untuk membuat rambut halus, lebat, mengkilap. Itu tugasnya omega-6, asam linoleat dan arakhidonat. EPA dan DHA ini punya efek antiradang. Proses peradangan bisa terjadi karena beberapa zat yang kita sebut mediator peradangan. Mediator peradangan yang terbentuk dari omega-3 akan lebih kalem dibanding omega-6. Jadi, kalau kulit hewan gatal, merah, rontok, misal karena kutu atau alergi, boleh dikasih minyak ikan.
  • Peradangan sendi
    Mekanisme antiradangnya sama seperti di atas. Osteoarthritis sering menyerang hewan tua. Sendi mereka sakit sehingga malas bergerak. Efek antiradang omega-3 diharapkan mengurangi rasa sakit agar hewan lebih nyaman bergerak.
  • Kesehatan jantung
    Manfaat ini paling sering disebut-sebut dalam kedokteran manusia, tetapi bukti pendukungnya sendiri masih kontroversial. Minyak ikan disebut bisa memperlancar peredaran darah dan mengencerkan gumpalan darah. Di anjing sendiri, sudah ada studi bahwa minyak ikan mengurangi gejala aritmia jantung, tetapi ini belum membuktikan bahwa minyak ikan benar-benar bermanfaat untuk jantung.
  • Kesehatan ginjal
    Salah satu tanda penyerta gagal ginjal adalah hipertensi, termasuk hipertensi pembuluh darah yang masuk ke ginjal. Dengan mekanisme mirip dengan kesehatan jantung, diharapkan minyak ikan mengurangi gejala hipertensi dan mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

Pemberian minyak ikan memang cenderung aman, tetapi bukan tanpa risiko. Walau kemungkinannya kecil, ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi.

  • Gangguan pencernaan
    Beberapa hewan tidak begitu toleran terhadap diet tinggi lemak, termasuk minyak ikan. Lemak yang tidak tercerna akan menyebabkan diare dan keluar lewat kotoran. Untuk menghindari ini, mulailah dari dosis kecil jika mau memberi minyak ikan.
  • Pembekuan darah lama
    Terkait dengan manfaatnya melancarkan peredaran darah, ada saat di mana manfaat ini malah jadi bumerang. Saat kekurangan zat besi, vitamin K, vitamin B12, trombosit rendah, konsumsi obat pengencer darah, dan termakan racun tikus (warfarin), akan atau sehabis operasi jangan kasih minyak ikan. Darah terlalu encer bisa menyebabkan pendarahan.
  • Persembuhan luka lama
    Masih berhubungan dengan proses pembekuan darah, tapi lamanya persembuhan luka juga disebabkan efek antiradang minyak ikan. Proses pertama persembuhan luka adalah peradangan. Tidak nyaman, memang, tetapi radang adalah proses yang harus dilalui untuk sembuh. Menghambat peradangan berarti memperlama persembuhan luka. Untuk luka kecil, mungkin tidak masalah, tetapi sehabis operasi besar, lebih baik hindari memberi minyak ikan.
  • Mudah tengik
    Asam lemak tidak jenuh mudah tengik apabila bereaksi dengan oksigen. Oleh karenanya, minyak ikan tidak boleh lama terpapar oksigen. Berhubungan dengan ini, makanan yang diperkaya minyak ikan atau mengandung ikan dalam jumlah banyak (seperti wet food) akan diperkaya antioksidan, seperti vitamin E, untuk mencegak oksidasi. Proses oksidasi lemak juga bisa terjadi di tubuh dan penyebabkan peradangan lemak (steatitis). Karena itu, kebutuhan antioksidan tubuh juga jadi lebih tinggi.
  • Keracunan merkuri
    Ikan tuna yang ditangkap dari air berpolusi bisa mengandung logam berat merkuri. Jika dikonsumsi terus menerus, merkuri dapat mengendap di tubuh dan menjadi racun bagi hewan. Inilah pentingnya memilih suplemen dari produsen yang kredibel dengan quality control yang baik.
  • Sistem imun melemah
    Peradangan adalah reaksi sistem imun, tetapi minyak ikan menekan reaksi peradangan. Sebenarnya, ini bukan masalah besar, tetapi jika imunitas hewan sedang lemah, ada baiknya berhati-hati.
  • Interaksi antarobat
    Beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan minyak ikan, contohnya pengencer darah. Jika hewan sedang dalam pengobatan, pastikan dulu ke dokter hewan boleh tidaknya memberi minyak ikan.

Berapa dosis pemberian minyak ikan?
Tidak ada satu jawaban pasti. Dosis pemberian berbeda untuk setiap kondisi, jadi tergantung: untuk apa memberi minyak ikan? Untuk menjawab ini, lebih baik konsultasikan dengan dokter hewan yang menangani. Secara umum, 1 kapsul 300 mg EPA DHA bisa diberikan untuk kucing dan anjing seberat 5 kg. Pemberian lebih baik dilakukan bersamaan jam makan. Makanan yang masuk akan merangsang keluarnya asam empedu dan enzim pencernaan, sehingga mempermudah penyerapan minyak ikan.

Anjing dan kucing juga bisa overdosis minyak ikan. Menurut National Research Council (NRC), dosis maksimum EPA dan DHA anjing adalah 370 mg per kg berat badan, sementara dosis maksimum untuk kucing belum diketahui. Jika overdosis, anjing dan kucing bisa mengalami efek samping seperti disebutkan di atas.

Referensi tertera di slideshow.

One thought on “Minyak Ikan untuk Hewan Peliharaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s