Kucing malas minum air? Wajar banget! Dari sudut pandang evolusi, nenek moyang kucing domestik adalah kucing liar Afrika (Felis sylvestris lybica) yang hidup di daerah gurun. Namanya gurun, wajar kalau susah ketemu air dan kucing liar tersebut jadi jarang minum.

Selain itu, makanan mereka juga berbeda dengan kucing domestik yang kita pelihara. Kucing liar biasa makan hewan buruan yang mengandung air hingga 70-80% berat badannya, sementara kucing peliharaan paling sering diberi makan dry food yang mengandung air hanya 5-15%. Dengan air dari makanannya saja, kucing liar bisa bertahan hidup tanpa minum (1), tetapi tentu bahaya sekali kalau kucing peliharaan hidup seperti itu.

Lantas, terkadang kita harus meluangkan usaha lebih agar kucing mau minum. Sebelum masuk ke situ, berapa sebenarnya kebutuhan air harian kucing?

Ini tidak bisa disamaratakan untuk semua kucing. Ada dua cara untuk menghitung. Perhitungan mudahnya, tinggal kalikan berat badan kucing (dalam kilogram) dengan 50 sampai 60 ml. Berarti, kucing seberat 3 kg bisa minum 150-180 ml air per hari. Ini hanya perkiraan. Kucing bisa saja minum lebih banyak kalau aktivitasnya lebih berat.

Cara kedua yang lebih akurat adalah dengan menghitung total kebutuhan energi harian kucing. Kalau kamu tahu berapa kalori yang dibutuhkan kucing setiap harinya, tinggal ubah satuan kcal ke ml. Misalnya, kucing seberat 4 kg butuh 250 kcal per hari dari makanannya. Berarti, ia butuh air 250 ml per hari.

Kebutuhan air di sini bukan cuma didapat dari minum, tapi juga air dari makanan dan air hasil proses metabolisme. Setiap makan dan ngebakar lemak, protein, dan karbohidrat, tubuh kucing juga menghasilkan air, kira-kira 13 ml per 100 kcal yang dikonsumsi. Lumayan, ini bisa memenuhi 5-10% kebutuhan air harian (2).

Bagaimana caranya memastikan kebutuhan air ini terpenuhi? Ada beberapa trik yang bisa dicoba.

Beri makan wet food
Wet food mengandung air 70-80%, mirip dengan makanan asli kucing liar. Jadi, sambil makan, kucing dipastikan akan minum air. Baca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan wet food di sini. Tetapi, kamu perlu tahu, kucing yang makan lebih banyak wet food akan minum lebih sedikit dibanding kucing yang makan dry food. Ini wajar, jadi kamu tidak perlu panik. Walaupun mereka minum lebih sedikit, sebenarnya mereka mengonsumsi lebih banyak air dari kucing yang makan dry food karena kebutuhan air mereka sudah dipenuhi dari makanannya (3–5).

Sediakan banyak sumber air
Kucing sering diamati minum air bukan hanya dari mangkuk yang disediakan, tapi juga dari pot bunga, ember, kubangan air, atau cucian piring (5). Karena itu, satu sumber air di rumah tidak cukup. Sediakan beberapa sumber air di ruangan yang berbeda, dan jika ada lebih dari satu kucing, pastikan masing-masing kucing setidaknya punya satu mangkuk air sendiri. Kucing umumnya lebih suka jika air minum terletak jauh dari makanannya, bukan bersebelahan. Di alam liar, minuman mereka tidak tersedia di sebelah makanan.

Image by Darkmoon_Art from Pixabay

Mangkuk yang seperti apa?
Ada yang menggunakan mangkuk keramik, mangkuk stainless steel, ataupun mangkuk plastik. Tidak ada jawaban yang pasti benar, karena preferensi tiap kucing berbeda. Banyak yang bilang kucing lebih suka mangkuk yang ceper dan luas, tetapi ada penelitian yang menunjukkan mereka lebih suka mangkuk yang diameternya kecil (<15 cm), di mana mereka bisa menyentuh pinggir mangkuk dengan kumisnya (5). Ada baiknya kalau pemilik menyediakan mangkuk beraneka ukuran dan bahan di rumah.

Image by Krzysztof Pluta from Pixabay

Manusia suka boba, kucing suka…
Kebanyakan manusia lebih suka minuman manis dibandingkan air putih biasa. Kucing tidak bisa merasakan manis, jadi tidak perlu berbagi boba dengan kucingmu (6), tetapi boleh saja mencoba pemberian sumber air lain, misalnya susu. Bukankah kucing tidak boleh minum susu? Tidak selalu. Selain susu, pemilik bisa coba memberikan air dengan rasa yang disukai kucing, seperti kaldu rebusan daging atau nutrient-enriched water (7). Kucing menyukai rasa beberapa asam amino dan lemak yang terkandung di dalamnya (8). Natrium (garam) juga dapat memicu kucing untuk minum lebih banyak (9). Jika kucing punya masalah ginjal atau jantung, mereka tidak boleh mengonsumsi terlalu banyak natrium, jadi konsultasikan dulu dengan dokter hewan sebelum memberi kaldu. Strategi menambah kadar natrium ini juga digunakan pada makanan terapi untuk kucing yang mengalami gangguan kencing, seperti Royal Canin Urinary S/O.

Image by wei lee from Pixabay

Kucing suka minum air dari toilet
Tetapi, ini adalah kebiasaan buruk. Kita tidak tahu bakteri atau parasit apa yang hidup di air toilet. Kita belum tahu pasti kenapa kucing suka air toilet, tetapi salah satu dugaannya adalah karena air toilet lebih dingin dan segar daripada air di mangkuk. Untuk mensiasati ini, boleh saja mencoba mendinginkan air minum kucing dengan es batu, atau…

Perlukah water fountain?
Ada anggapan bahwa water fountain akan membuat kucing lebih sering minum. Ide ini masuk akal, mengingat pergerakan air dalam water fountain mungkin bisa menyerupai air mengalir di alam. Sayangnya, sama seperti mangkuk minum, tidak ada jawaban universal untuk ini. Ada kucing yang lebih suka minum dari mangkuk, dan ada juga yang lebih suka minum dari water fountain, bahkan ada yang takut dengan water fountain. Dalam beberapa penelitian, kucing tidak menunjukkan lebih suka water fountain ataupun mangkuk (10–12). Ada penelitian yang menunjukkan bahwa air dari water fountain lebih banyak berkurang, tetapi urin kucing tetap pekat, sama seperti yang minum dari mangkuk (11). Kok bisa? Mungkin, air dari water fountain berkurang bukan karena diminum, tetapi dimainkan oleh kucing (5).

Jika semuanya gagal…
Mungkin kucing tidak mau minum bukan karena tidak mau, tetapi bisa jadi ada penyakit yang tidak kita sadari. Apakah mulutnya sakit? Apakah ada gangguan keseimbangan ion tubuh? Apakah ada kerusakan organ? Jika kucing tetap tidak mau minum, sebaiknya periksakan ke dokter hewan!

Referensi

1.        Prentiss PG, Wolf A V., Eddy HA. Hydropenia in cat and dog; ability of the cat to meet its water requirements solely from a diet of fish or meat. Am J Physiol. 1959;196(3):625–32.

2.        Gross KL, Yamka RM, Khoo C, Friesen KG, Jewell DE, Schoenherr WD, et al. Macronutrients. In: Hand MS, Thatcher CD, Remillard RL, Roudebush P, Novtony BJ, Lewis LD, editors. Small Animal Clinical Nutrition, 5th Edition. 5th ed. Topeka: Mark Morris Institute; 2010. p. 48–104.

3.        Roos DG, Xu H, Zanghi B, Roos MA. The Effect of Feeding Inversely Proportional Amounts of Dry Versus Canned Food on Water Consumption, Hydration and Urinary Parameters in Cats. In: World Small Animal Veterinary Association World Congress Proceedings. 2014.

4.        Seefeldt SL, Chapman TE. Body water content and turnover in cats fed dry and canned rations. Am J Vet Res. 1979 Feb;40(2):183–5.

5.        Handl S, Fritz J. The water requirements and drinking habits of cats. Vet Focus. 2018;28(3):32–40.

6.        Li X, Li W, Wang H, Bayley DL, Cao J, Reed DR, et al. Cats Lack a Sweet Taste Receptor. J Nutr [Internet]. 2006;136(7 Suppl):1932-1934S. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3624763/pdf/nihms412728.pdf

7.        Zanghi BM, Wils-Plotz E, Degeer S, Gardner CL. Effects of a nutrient-enriched water with and without poultry flavoring on water intake, urine specific gravity, and urine output in healthy domestic cats fed a dry kibble diet. Am J Vet Res. 2018;79(11):1150–9.

8.        Pekel AY, Mülazımoğlu SB, Acar N. Taste preferences and diet palatability in cats. J Appl Anim Res. 2020;48(1):281–92.

9.        Queau Y, Bijsmans ES, Feugier A, Biourge VC. Increasing dietary sodium chloride promotes urine dilution and decreases struvite and calcium oxalate relative supersaturation in healthy dogs and cats. J Anim Physiol Anim Nutr (Berl). 2020;104(5):1524–30.

10.      Pachel C, Neilson J. Comparison of feline water consumption between still and flowing water sources: A pilot study. J Vet Behav Clin Appl Res [Internet]. 2010;5(3):130–3. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jveb.2010.01.001

11.      Grant DC. Effect of water source on intake and urine concentration in healthy cats. J Feline Med Surg [Internet]. 2010;12(6):431–4. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.jfms.2009.10.008

12.      Robbins MT, Cline MG, Bartges JW, Felty E, Saker KE, Bastian R, et al. Quantified water intake in laboratory cats from still, free-falling and circulating water bowls, and its effects on selected urinary parameters. J Feline Med Surg. 2019;21(8):682–90.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s