Meskinpun kucing atau anjing gendut itu lucu, berat badan berlebih tidak sehat untuk mereka, sama seperti manusia. Kelebihan berat badan atau obesitas ditandai dengan menumpuknya jaringan lemak di tubuh hewan. Jaringan lemak ini aktif mengeluarkan zat-zat yang memicu peradangan. Akibatnya, tubuh hewan yang obesitas akan selalu ada dalam keadaan radang kronis. Karena itu, hewan yang obesitas lebih rentan terhadap berbagai jenis penyakit, seperti diabetes mellitus, gangguan saluran kencing, gangguan kulit, gangguan pernapasan, dan gangguan sendi.

Bagaimana hewan bisa obesitas?
Karena mereka mengkonsumsi energi (kalori) lebih dari yang diperlukan. Sederhananya, karbohidrat, lemak, dan protein yang dimakan hewan mengandung kalori. Kalori ini digunakan untuk aktivitas dan fungsi tubuh. Jika hewan makan kalori lebih dari yang diperlukan, sisa kalori akan disimpan dalam bentuk lemak di tubuh. Semakin banyak kalori berlebih yang dimakan, semakin banyak simpanan lemak di tubuh hewan, sehingga terjadilah kelebihan berat badan atau obesitas.

Kucing beratnya 5 kg, itu obesitas ga ya?
Tidak tahu. Sama seperti manusia, kita tidak bisa menilai tubuh kucing ideal atau tidak hanya berdasarkan berat badan. Ada faktor lain yang harus dilihat: apakah kucingnya memang besar secara genetik? Apakah rasnya berukuran besar? Apakah kucing berat karena lemak atau karena massa otot? Gantinya, penentuan kondisi tubuh hewan biasa dilakukan dengan melihat dan meraba tubuh hewan, lalu menentukan Body Condition Score (BCS)nya secara subyektif. Ada cara-cara lain, tetapi membutuhkan alat dan perhitungan yang cukup rumit.

BCS ideal anjing dan kucing adalah 4 dan 5. Beberapa kucing tua dengan BCS 6 juga masih bisa dianggap ideal. Hewan dengan BCS ideal ditandai dengan rusuk yang tidak terlihat, tetapi mudah diraba tanpa perlu ditekan. Dari atas, lekuk pinggang dan legok perut mereka juga masih tampak jelas. Sementara itu, hewan yang kelebihan berat badan biasa rusuknya susah diraba tanpa penekanan karena tertutup lemak. Hewan-hewan ini juga terlihat memiliki tumpukan lemak di daerah leher, tengkuk, dan pangkal ekornya.

Menentukan BCS hewan memang tidak mudah. Butuh banyak pengalaman melihat dan meraba tubuh banyak hewan dengan berbagai skor BCS. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemilik hewan yang overweight sering menilai BCS hewan mereka lebih kecil dari yang sebenarnya. Agar mudah, lebih baik minta penilaian BCS dokter hewanmu ketika berkunjung ke klinik.

Kucingku kelebihan berat badan. Sekarang bagaimana?
Pertama, kita harus menentukan berat idealnya dulu. Penambahan 1 BCS berarti 10% kelebihan dari berat ideal. Dengan begitu, berat ideal adalah berat sekarang dikalikan (100 per 100 + persen kelebihan berat badan). Misalnya, ada kucing dengan BCS 8/9 memiliki berat 8 kg. Kucing ini lebih berat 30% dari berat badan idealnya. Jika kita hitung, berat badan idealnya adalah 8 dikali 100/130, yaitu 6,15 kg. Agar tidak ribet, kamu bisa cek contoh perhitungan di slideshow.

Perhitungan berat badan ideal ini tentu diperlukan untuk menentukan target program diet. Namun, ada kepentingan lain. Jaringan lemak yang menumpuk di tubuh hewan obesitas tidak ikut aktif menggunakan energi. Maksudnya, kebutuhan makan hewan dengan berat ideal 5 kg sama saja dengan kebutuhan kalori hewan 7 kg yang berat idealnya 5 kg. Jadi, kalau kita menghitung kebutuhan makan hewan 7 kg tersebut dengan berat aslinya 7 kg, makanannya pasti berlebih.

Image by Adrian Khoo from Pixabay

Perlukah ganti makanan untuk weight loss?
Lebih baik jika makanannya diganti. Makanan weight loss biasanya merupakan makanan terapetik (vet diet), sehingga hanya bisa dibeli di klinik hewan. Kita hanya ingin mengurangi asupan kalori hewan, tetapi nutrien penting lain, seperti vitamin, mineral, dan asam amino tertentu yang dibutuhkan tubuh tidak boleh berkurang. Kita tidak mau hewan malah mengalami masalah karena kekurangan nutrien tertentu. Makanan untuk weight loss biasa diatur agar kadar nutrien-nutrien tersebut lebih tinggi dari makanan biasa, sehingga hewan tidak akan kekurangan walau makan lebih sedikit. Selain itu, ada beberapa kelebihan makanan weight loss yang memudahkan hewan untuk turun berat badan.

  • Kepadatan kalori yang rendah
    Dry food kucing dan anjing biasa mengandung 3500-4500 kcal/kg. Makanan weight loss biasa kalorinya lebih rendah dari ini, idealnya kurang dari 3400 kcal/kg. Semakin rendah kepadatan kalori, semakin banyak kucing bisa makan tanpa takut kelebihan kalori. Artinya, kucing akan tetap merasa kenyang walau sebenarnya kalori yang masuk lebih sedikit. Ini bisa dilakukan dengan penambahan serat, pengurangan lemak, atau bahkan membuat kibble mengembang dengan penambahan udara.
  • Rendah lemak
    Ini masih berkaitan dengan kepadatan kalori yang rendah. Tiap gram lemak mengandung 2,25 kali lipat kalori dibanding karbohidrat atau protein, jadi makanan rendah kalori biasanya juga rendah lemak. Makanan untuk weight loss idealnya mengandung kurang dari 10% lemak (berat kering, air tidak dihitung).
  • Tinggi serat
    Serat adalah jenis karbohidrat yang tidak bisa dicerna tubuh. Artinya, serat tidak akan menambah asupan kalori dari makanan dan membuat hewan kenyang tanpa konsumsi kalori lebih. Meski begitu, makanan tinggi serat juga punya kelemahan. Serat yang tidak dicerna akan dibuang menjadi kotoran, jadi kotoran hewan akan tambah banyak. Makanan weight loss idealnya mengandung 15-20% serat total (berat kering). Ini berbeda dengan serat kasar yang tercantum di label. Serat kasar hanya menghitung sebagian serat yang tidak larut air, padahal serat total yang dimaksud juga mencakup serat larut air.
  • Tinggi protein
    Dalam menurunkan berat badan, kita ingin mengurangi lemak, bukan otot. Seringkali, hewan yang tengah diet ikut kehilangan massa otot, padahal otot memiliki metabolisme tinggi dan menggunakan banyak kalori. Jika massa otot berkurang, metabolisme tubuh hewan akan menurun. Akibatnya, berat badan berlebih hewan akan mudah kembali. Di samping itu, protein punya efek mengenyangkan dan rasanya disukai oleh kucing. Makanan weight loss idealnya mengandung minimal 33% protein (berat kering).
  • Tinggi mineral dan vitamin
    Seperti dijelaskan di atas, kandungan mineral dan vitamin makanan weight loss lebih tinggi agar hewan tidak mengalami kekurangan, mengingat hewan makan lebih sedikit.
  • L-karnitin
    L-karnitin adalah senyawa yang dibuat dari asam amino lisin dan metionin oleh tubuh. Senyawa ini diperlukan dalam proses pembakaran lemak. Selain itu, l-karnitin juga membantu mempertahankan massa otot. Membakar lemak untuk menghasilkan energi berarti menghemat protein agar tidak dibongkar menjadi energi, salah satunya pada otot hewan.
  • Antioksidan
    Seperti disebutkan di atas, obesitas adalah kondisi peradangan kronis di tubuh hewan. Kondisi ini menyebabkan stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai penyakit pada hewan penderita obesitas. Antioksidan bekerja dengan mengurangi stres oksidatif, sehingga mencegah kerusakan yang ditimbulkan.

Berapa banyak porsi makannya?
Jika kamu menggunakan makanan khusus, seharusnya sudah ada panduan porsi makan di kemasan yang bisa kamu ikuti. Jika tidak, kamu bisa hitung sendiri dengan rumus

RER = 70 x (berat badan)0,75
Kalori harian = 70% RER
Porsi makan = 70% RER/kalori makanan (dalam kcal/g)

RER adalah total energi (kalori) harian yang dibutuhkan hewan untuk hidup dengan aktivitas minimal. Karena kita ingin menurunkan berat hewan, kita harus memaksa mereka menggunakan sebagian energi dari simpanan lemaknya. Jadi, kita hanya perlu memberi 70% RER setiap harinya. Jika tampak terlalu sedikit, kamu bisa kurangi porsinya pelan-pelan.

Proses penurunan berat badan tidak bisa tiba-tiba. Batasi penurunan sebesar 0,5-2% saja dari berat badan per minggu. Jika terlalu cepat berkurang, massa otot hewan juga akan berkurang dan membuat berat badan cepat naik kembali.

Bagaimana dengan frekuensi makan?
Kucing normalnya makan berkali-kali (8 sampai 20 kali) dalam sehari dalam porsi kecil. Hal yang sama juga berlaku untuk kucing dalam program diet. Terlebih, kucing yang makan lebih sering beraktivitas lebih banyak dibandingkan kucing yang hanya makan sekali.

Ada penelitian yang cukup baru (2020) bahwa kucing yang diberi makan sekali sehari mungkin lebih mudah menurunkan berat badan dibanding yang makan berkali-kali. Walaupun terlihat menjanjikan, hasil penelitian tersebut belum cukup untuk dijadikan landasan memberi makan sekali sehari. Selengkapnya mengenai frekuensi makan di sini.

Bolehkah memberi treats?
Boleh saja, tetapi kalori treats juga harus dihitung dan tidak boleh melebihi batas kalori harian. Beberapa treats komersil di pet shop mencantumkan kepadatan kalorinya, kok. Kalau kamu mau memberi makanan enak untuk kucingmu, kamu juga bisa memberi wet food. Beberapa makanan weight loss juga ada versi wet foodnya. Tidak khusus weight loss pun tidak apa, karena kepadatan kalori wet food jauh lebih rendah dari dry food. Bagaimana tidak, isinya 70-80% air. Namun, pemberiannya tentu tetap harus dibatasi.

Kamu juga bisa mengganti treats dengan hadiah lain, seperti waktu bermain denganmu, atau bermain dengan makanannya menggunakan puzzle feeder. Selain tidak membuat gemuk, puzzle feeder bisa menstimulasi pengayaan mental bagi kucing, bahkan membantu program penurunan berat badan karena mereka butuh waktu lebih lama untuk makan.

Veera/Shutterstock.com

Proses penurunan berat badan tidak selalu berjalan mulus. Sebagai pemilik hewan, tidak mudah untuk menahan diri untuk tidak memberi mereka treats yang banyak. Namun, program penurunan berat badan hewan memang perlu pengendalian diri dan kesabaran agar berhasil. Jangan lupa beritahu orang di rumahmu juga, agar mereka tidak memberi makan hewanmu sembarangan. Selama program ini berlangsung, selalu konsultasikan keadaan terkini hewanmu dengan dokter hewan yang biasa menanganinya, apa lagi jika ada kendala. Dokter hewanmu pasti akan membantu mencarikan solusi agar hewanmu dapat menurunkan berat badannya dengan cara yang sehat.

Referensi
Tertera di slideshow.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s