Kolostrum untuk Kucing dan Anjing: Kapan Perlu dan Tidak Perlu?

Hype kolostrum bukan hanya naik panggung di pasar kesehatan manusia, tetapi juga hewan peliharaan. Sayangnya, masih banyak kesalahpahaman soal kolostrum. Kolostrum memang berguna, bahkan sangat penting, dalam keadaan tertentu, tetapi kolostrum yang penting ini sangat berbeda dengan kolostrum yang banyak dijual. Kolostrum yang dijual justru lebih sering tidak berguna.

FIP: Ketika Sistem Imun Mencelakakan

Feline Infectious Peritonitis (FIP) adalah mimpi buruk pemilik kucing (dan dokter hewan yang menangani kucingnya). Sampai beberapa tahun terakhir, diagnosis FIP sama saja vonis mati karena FIP tidak ada obatnya. Namun, sekitar 3 tahun terakhir, mulai muncul harapan. FIP ada obatnya, tetapi kenyataannya tetap tidak seindah itu. Pertama, obat tersebut masih sulit didapat karena masalah … Continue reading FIP: Ketika Sistem Imun Mencelakakan

Plasma Konvalesen untuk Anjing dan Kucing?

Plasma konvalesen. Akhir-akhir ini, kata tersebut sering muncul sebagai salah satu opsi pengobatan COVID-19. Plasma adalah bagian darah yang mengandung antibodi, sehingga diharapkan pasien penderita COVID-19 bisa membaik jika diberi plasma dari penyintas yang punya antibodi terhadap virus SARS-CoV-2. Meski begitu, penggunaan plasma konvalesen sepertinya tidak membawa banyak manfaat dalam pandemi ini (1).Namun, saya tidak … Continue reading Plasma Konvalesen untuk Anjing dan Kucing?

Suplemen Antibodi, Bisa Pengaruhi Imun?

Beberapa waktu lalu, saya melihat sebuah produk suplemen imun untuk hewan. Bahannya? Antibodi dari telur (imunoglobulin Y, IgY). Harganya mahal, lebih mahal dari transfer factor, yang menurut saya sudah mahal. Setelah membaca detil produk tersebut—penjelasan dan penelitiannya, saya mengernyitkan dahi. Terlalu banyak pertanyaan yang tidak terjawab dalam pikiran saya tentang kerja produk ini.

Kucingmu Gatal? Kemungkinan Besar Bukan Alergi Makanan!

Kalau ada kucing atau anjing dengan kulit kemerahan, gatal, rambut rontok, alergi makanan sering jadi kambing hitam pertama. Padahal, alergi makanan adalah kondisi yang jarang, mungkin hanya menyerang 1-2% dari semua kucing atau anjing. Dari kucing atau anjing yang mengalami gatal pun, hanya 10 sampai 20 persennya yang betul-betul menderita alergi makanan. Lebih banyak hewan … Continue reading Kucingmu Gatal? Kemungkinan Besar Bukan Alergi Makanan!

Apakah Transfer Factor Berguna Untuk Kucing dan Anjing?

"Suplemen imunitas" ini mulanya adalah produk untuk manusia, tapi entah sejak kapan, perusahaan yang membuatnya juga memproduksi subset produk untuk kucing dan anjing. Meski begitu, di e-commerce, saya lihat banyak yang menjual Transfer Factor manusia untuk kucing. Saya tidak tahu beda keduanya, tapi menurut saya seharusnya isinya sama. Produk ini biasa dijual melalui skema MLM di manusia.