Plasma Konvalesen untuk Anjing dan Kucing?

Plasma konvalesen. Akhir-akhir ini, kata tersebut sering muncul sebagai salah satu opsi pengobatan COVID-19. Plasma adalah bagian darah yang mengandung antibodi, sehingga diharapkan pasien penderita COVID-19 bisa membaik jika diberi plasma dari penyintas yang punya antibodi terhadap virus SARS-CoV-2. Meski begitu, penggunaan plasma konvalesen sepertinya tidak membawa banyak manfaat dalam pandemi ini (1).Namun, saya tidak … Continue reading Plasma Konvalesen untuk Anjing dan Kucing?

Suplemen Antibodi, Bisa Pengaruhi Imun?

Beberapa waktu lalu, saya melihat sebuah produk suplemen imun untuk hewan. Bahannya? Antibodi dari telur (imunoglobulin Y, IgY). Harganya mahal, lebih mahal dari transfer factor, yang menurut saya sudah mahal. Setelah membaca detil produk tersebut—penjelasan dan penelitiannya, saya mengernyitkan dahi. Terlalu banyak pertanyaan yang tidak terjawab dalam pikiran saya tentang kerja produk ini.

Kucingmu Gatal? Kemungkinan Besar Bukan Alergi Makanan!

Kalau ada kucing atau anjing dengan kulit kemerahan, gatal, rambut rontok, alergi makanan sering jadi kambing hitam pertama. Padahal, alergi makanan adalah kondisi yang jarang, mungkin hanya menyerang 1-2% dari semua kucing atau anjing. Dari kucing atau anjing yang mengalami gatal pun, hanya 10 sampai 20 persennya yang betul-betul menderita alergi makanan. Lebih banyak hewan … Continue reading Kucingmu Gatal? Kemungkinan Besar Bukan Alergi Makanan!

Apakah Transfer Factor Berguna Untuk Kucing dan Anjing?

"Suplemen imunitas" ini mulanya adalah produk untuk manusia, tapi entah sejak kapan, perusahaan yang membuatnya juga memproduksi subset produk untuk kucing dan anjing. Meski begitu, di e-commerce, saya lihat banyak yang menjual Transfer Factor manusia untuk kucing. Saya tidak tahu beda keduanya, tapi menurut saya seharusnya isinya sama. Produk ini biasa dijual melalui skema MLM di manusia.