"It's the little things... like Jimmy peeing outside" by Kerri Lee Smith is licensed under CC BY-NC-SA 2.0

Kucing Pipis Sembarangan, Harus Apa?

Pipis sembarangan sebenarnya bukan masalah bagi kucing. “Sembarangan” adalah persepsi manusia, tetapi dari sudut pandang kucing, perilaku tersebut normal-normal saja. Sayangnya, pipis sembarangan bisa jadi masalah besar jika dirasa sangat mengganggu bagi pemiliknya. Banyak kasus kucing ditelantarkan ke shelter karena pemiliknya tidak tahan. Kalau tidak separah itupun, pipis sembarangan bisa merusak hubungan kucing dan pemilik, … Continue reading Kucing Pipis Sembarangan, Harus Apa?

Sains dan Penelitian Terkini soal Raw Food, Bagian 1

Kebenaran dalam sains kesehatan jarang sekali hitam putih, tetapi sering abu-abu -- bisa abu-abu terang ataupun abu-abu gelap. Termasuk kalau ngomongin cara memberi makan, tidak ada cara yang paling benar antara makanan komersil atau buatan sendiri, mentah atau dimasak, kering, atau basah. Ini normal saja. Bentuk sediaan makanan tidak terlalu penting. Yang penting, makanan tersebut … Continue reading Sains dan Penelitian Terkini soal Raw Food, Bagian 1

Pertanyaan dan Jawaban seputar Vaksinasi Kucing dan Anjing

Apa itu vaksinasi?Secara tradisional, vaksin berisi virus yang dimatikan atau dilemahkan sehingga tidak bisa menyebabkan sakit. Beberapa vaksin yang lebih modern menggunakan partikel virus (bukan virus utuh), teknologi rekombinan, vektor viral (menggunakan virus lain sebagai pembawa), mRNA, tetapi vaksin anjing dan kucing di Indonesia umumnya berupa virus yang dimatikan dan dilemahkan saja. Pemberian vaksin umumnya … Continue reading Pertanyaan dan Jawaban seputar Vaksinasi Kucing dan Anjing

Scruffing atau Jangan Scruffing? Kata Sains soal Handling Kucing

Pada beberapa spesies hewan, induk secara alami “menggendong” dan memindahkan anaknya dengan menggigit kulit bagian tengkuk, atau sering disebut scruffing. Kucing termasuk spesies yang berperilaku demikian. Ternyata, bukan cuma bayi kucing yang sering dipindahkan dengan scruffing. Kucing dewasa cuma demikian, tetapi bedanya, bukan induk kucing yang melakukannya, melainkan manusia, baik itu pemilik kucing, groomer, mas-mas pet shop, atau dokter hewan.

Animal Communicator dan Ilmu Kognisi Hewan

Saya sudah bahas keilmiahan animal communicator melalui beberapa aspek fundamental sains. Kali ini, anggaplah ancom betul-betul ilmiah, maka tidak mungkin ancom bertentangan dengan pengetahuan kita soal perilaku dan kognisi hewan yang sudah kita ketahui (terima kasih, peneliti!). Seandainya pun hewan dapat berkomunikasi dengan manusia dua arah, sebagaimana dipahami oleh ancom, hewan tetaplah hewan. Perilaku dan … Continue reading Animal Communicator dan Ilmu Kognisi Hewan

Animal Communication: Saintifik atau Tidak?

Saya sebetulnya bingung kalau mau bahas animal communication (ancom). Sebelumnya, ancom yang saya maksud adalah fenomena manusia berkomunikasi dengan hewan melalui alam bawah sadar, nonverbal, intuisi, dan semacamnya -- intinya suatu jalur yang tidak bisa diamati dengan kelima indra, bukan ilmu perilaku hewan, komunikasi antarhewan, atau sains human-animal bond atau antrozoologi. Saya bingung karena begitu … Continue reading Animal Communication: Saintifik atau Tidak?

Kenali Rasa Sakit Kucing dari Wajahnya

Mengasuh kucing sakit bisa jadi lebih susah daripada merawat anak karena kucing tidak bisa mengadu kalau merasa sakit. Padahal, sangat penting untuk mengetahui apabila kucing merasakan sakit agar bisa diperiksakan ke dokter hewan dan ditangani selagi belum ada gejala yang lebih parah. Untungnya, kucing yang sakit umumnya menunjukkan bahasa tubuh tertentu yang bisa kita baca. Dengan memperhatikan wajah dan tubuh kucing, kita bisa mengetahui seberapa besar rasa sakit yang dialami kucing dan memberi penanganan yang semestinya.

Mitos Jamur pada Hewan: Suntik Jamur

Beberapa orang mengobati jamur dengan kunyit, tapi buat sebagian orang, mengobati jamur kulit (dermatofita) pada hewan belum afdal kalau disuntik. Rasanya, ada yang kurang kalau sekadar diberi obat oles dan obat makan. Atau mungkin, pemilik mencari alternatif suntik karena kesulitan memberi makan obat ke hewannya. Beberapa penyedia layanan kesehatan hewan (dokter hewan dan dokter-dokteran) juga menyediakan jasa suntik jamur. Di sisi lain, banyak juga dokter hewan yang bilang bahwa suntik jamur itu tidak ada. Bagaimana fakta sebenarnya?