Keseraman Pengawet dalam Pet Food

Bagaimana makanan hewan komersil kering maupun basah bisa bertahan berbulan-bulan hingga bertahun-tahun? Pasti ada pengawetnya! Dari kecil, kita (atau saya, sih) sering dengar kalau pengawet dalam makanan itu berbahaya, bisa menyebabkan kanker. Di makanan hewan pun, desas-desus serupa sering terdengar. Jika ini benar, tentu berbahaya sekali, mengingat anjing atau kucing makan makanan komersil setiap hari dalam porsi besar, bukan seperti kita yang makan cemilan hanya sesekali.

Suplemen Glukosamin untuk FLUTD: Apa Bukti Ilmiahnya?

Susah kencing atau FLUTD adalah salah satu penyakit langganan kucing Indonesia. Selama pengobatan, seringkali kucing juga diberi suplemen glukosamin untuk mempercepat persembuhan. Suplemen ini tidak murah; salah satu merk suplemen GAG untuk kucing FLUTD harganya harganya di atas 10 ribu rupiah per kapsul. Karena itu, penting untuk tahu apakah suplemen ini benar-benar bermanfaat.

Makanan Grain Free dan Gangguan Jantung

Dalam belasan tahun terakhir, makanan hewan grain-free menjadi sangat populer. Namun, popularitas ini mulai redup di tahun 2018 dan 2019 (1), sejak FDA Amerika Serikat mulai menginvestigasi hubungan makanan BEG (boutique, exotic, grain-free) dengan dilated cardiomyopathy (DCM).

DCM adalah salah satu masalah jantung yang fatal pada anjing, di mana otot jantung mulai rusak dan melemah, sehingga kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh.

Memberi Treats dengan Aman

Sama seperti manusia, hewan peliharaan kita suka tidak tahan dengan godaan treats (aka snack). Kadang, mereka tergoda separah itu, sampai mereka tidak nafsu makan makanan aslinya. Apakah ini bahaya? Jelas. Kebanyakan treats nutrisinya tidak lengkap dan seimbang. Bagaimana seharusnya kita memberi treats tanpa mengacaukan asupan nutrisi mereka?

Tempe Untuk Kucing Diare? Boleh Saja, Kalau …

Kucing di Indonesia unik-unik. Mereka satu-satunya populasi kucing dunia yang makan tempe. Bahkan, di sini, tempe bisa sekalian jadi obat diare. Praktik ini cukup mengundang kontroversi, baik di kalangan pemilik kucing maupun dokter hewan. Bagaimana pengetahuan kita saat ini tentang tempe, kucing, dan diare memandang praktik pemberian tempe sebagai obat diare kucing?

Cocok-Cocokan Makanan Kucing: Rasa Apa yang Disukai Kucing?

Saya sering dengar kalimat "makanan kucing itu cocok-cocokan". Setelah saya selidiki, yang dimaksud makanan cocok itu ada kriterianya: kucingnya mau makan, kotorannya bagus, dan kucingnya sehat. Walaupun kedengarannya seperti jodoh, tidak bisa ditebak, makanan kucing tidak serandom jodoh. Ada penjelasan ilmiahnya, kenapa kucing suka satu makanan tapi tidak suka makanan lain; kenapa kotorannya lembek dan … Continue reading Cocok-Cocokan Makanan Kucing: Rasa Apa yang Disukai Kucing?

Memilih Hay untuk Kelinci dan Marmut

Sebelumnya, saya sudah pernah membahas hay di sini. Hay adalah komponen utama makanan kelinci dan marmut, jadi harus selalu tersedia untuk mereka. Ada anggapan bahwa kelinci atau marmut yadalah hewan yang mudah mati mendadak, padahal itu karena pemberian nutrisi yang tidak benar. Kenapa harus memberi hay? Kesehatan saluran cerna. Kekurangan serat dari hay bisa membuat … Continue reading Memilih Hay untuk Kelinci dan Marmut