Pertanyaan Seputar Nutrisi dan Kesehatan Gigi Hewan

Kesehatan gigi anjing dan kucing erat kaitannya dengan nutrisi. Iyalah, soalnya apa yang dimakan mereka, itulah yang ketemu sama gigi dan mulut. Sayangnya, masih banyak hal yang simpang siur kebenarannya ketika ngomongin ini. Kadang, pemilik hewan jadi bingung mana yang boleh, mana yang tidak boleh; apa yang harus dilakukan, apa yang tidak perlu; mana yang … Continue reading Pertanyaan Seputar Nutrisi dan Kesehatan Gigi Hewan

Apakah Kucing dan Anjing Senior Butuh Diet Khusus?

Dalam satu survey tahun 2011 di Amerika Serikat, 42,8% pemilik anjing senior mengaku memberi makan anjing mereka makanan senior. Sejauh ini, tidak ada aturan baku tentang standar nutrisi hewan senior tua atau senior, berbeda dengan hewan dewasa atau masa pertumbuhan (kitten dan puppy). Lantas, standar nutrisi yang digunakan dalam makanan senior sebenarnya tidak terstandar, tetapi … Continue reading Apakah Kucing dan Anjing Senior Butuh Diet Khusus?

Sudah Amankah Fosfor dalam Makanan Hewanmu?

Saya sering dengar mitos kalau makanan kucing yang aman itu kadar magnesiumnya di bawah 0,09%. Di atas itu, makanan dianggap berpotensi menyebabkan FLUTD. Saya sudah bahas kenapa ini mitos di artikel ini. Daripada mempermasalahkan magnesium, ada mineral yang lebih bisa “membahayakan” saluran kemih, yaitu fosfor. Fosfor mungkin tidak seterkenal magnesium, tetapi fosfor juga bisa berperan … Continue reading Sudah Amankah Fosfor dalam Makanan Hewanmu?

Keseraman Pengawet dalam Pet Food

Bagaimana makanan hewan komersil kering maupun basah bisa bertahan berbulan-bulan hingga bertahun-tahun? Pasti ada pengawetnya! Dari kecil, kita (atau saya, sih) sering dengar kalau pengawet dalam makanan itu berbahaya, bisa menyebabkan kanker. Di makanan hewan pun, desas-desus serupa sering terdengar. Jika ini benar, tentu berbahaya sekali, mengingat anjing atau kucing makan makanan komersil setiap hari dalam porsi besar, bukan seperti kita yang makan cemilan hanya sesekali.

Suplemen Glukosamin untuk FLUTD: Apa Bukti Ilmiahnya?

Susah kencing atau FLUTD adalah salah satu penyakit langganan kucing Indonesia. Selama pengobatan, seringkali kucing juga diberi suplemen glukosamin untuk mempercepat persembuhan. Suplemen ini tidak murah; salah satu merk suplemen GAG untuk kucing FLUTD harganya harganya di atas 10 ribu rupiah per kapsul. Karena itu, penting untuk tahu apakah suplemen ini benar-benar bermanfaat.

Makanan Grain Free dan Gangguan Jantung

Dalam belasan tahun terakhir, makanan hewan grain-free menjadi sangat populer. Namun, popularitas ini mulai redup di tahun 2018 dan 2019 (1), sejak FDA Amerika Serikat mulai menginvestigasi hubungan makanan BEG (boutique, exotic, grain-free) dengan dilated cardiomyopathy (DCM).

DCM adalah salah satu masalah jantung yang fatal pada anjing, di mana otot jantung mulai rusak dan melemah, sehingga kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh.

Memberi Treats dengan Aman

Sama seperti manusia, hewan peliharaan kita suka tidak tahan dengan godaan treats (aka snack). Kadang, mereka tergoda separah itu, sampai mereka tidak nafsu makan makanan aslinya. Apakah ini bahaya? Jelas. Kebanyakan treats nutrisinya tidak lengkap dan seimbang. Bagaimana seharusnya kita memberi treats tanpa mengacaukan asupan nutrisi mereka?

Tempe Untuk Kucing Diare? Boleh Saja, Kalau …

Kucing di Indonesia unik-unik. Mereka satu-satunya populasi kucing dunia yang makan tempe. Bahkan, di sini, tempe bisa sekalian jadi obat diare. Praktik ini cukup mengundang kontroversi, baik di kalangan pemilik kucing maupun dokter hewan. Bagaimana pengetahuan kita saat ini tentang tempe, kucing, dan diare memandang praktik pemberian tempe sebagai obat diare kucing?